Tips Pengelolaan Profit Usaha


Keuntungan sebuah usaha harus dikelola dengan baik supaya roda bisnis bisa berjalan secara kontinu dan berkembang. Beberapa langkah di bawah ini dapat kita lakukan untuk mengelola profit bisnis secara maksimal.

1. Pisahkan keuangan pribadi dengan keuangan perusahaan.

Sebaiknya Anda tidak menyatukan rekening pribadi dengan rekening perusahaan. Karena hal ini akan sangat riskan dan dapat membuat Anda merasa kebingungan dalam menghitung, serta melakukan pembukuan keuangan perusahaan dengan tepat.

2. Gunakan kurang lebih 10% keuntungan untuk pengembangan usaha.

Setelah Anda melakukan pembukuan sejumlah keuntungan perusahaan, maka Anda akan mulai memisahkannya untuk berbagai kepentingan usaha tersebut. Pengembangan bisnis tentu menjadi salah satu hal terpenting yang wajib diprioritaskan. Untuk itu, segera pisahkan setidaknya 10% dari keuntungan tersebut untuk dialokasikan sebagai dana pengembangan usaha yang sedang dijalankan.

3. Tempatkan setidaknya 20% sebagai dana investasi.

Memisahkan profit usaha sebesar 20% untuk diinvestasikan sebagai dana cadangan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Dengan adanya dana investasi, maka Anda bisa merasa aman dan tetap lega jika terjadi sesuatu pada usaha yang sedang dijalankan.

4. Sisihkan laba bersih sebesar 10% untuk reward.

Anda bisa menggunakan setidaknya sebesar 10% dari laba bersih untuk digunakan ke hal-hal yang berbentuk pribadi ataupun untuk keluarga. Hal ini dapat dianggap sebagai tanda penghargaan atas kerja keras Anda untuk membangun serta memajukan bisnis. Namun, sebaiknya Anda tetap mencatat penggunaan keuntungan ini dengan baik dan detail, sehingga Anda mengetahui dengan pasti kemana jalannya uang yang dikeluarkan.

5. Dana sosial sebesar 10%.

Setidaknya gunakan sebesar 10% dari laba bersih yang didapatkan untuk dana sosial, zakat, infak, dan sejenisnya. Hal ini merupakan salah satu wujud dari tanggung jawab sosial serta kepedulian Anda terhadap sesama. Sehingga, bisnis yang dijalankan tidak hanya memberikan keuntungan material saja, namun juga mendapatkan keberkahan dalam menjalankan bisnis.

6. Menggunakan sebesar 50% untuk modal berputar.

Anda dapat menggunakan sebesar 50% ini untuk modal berputar, operasional usaha, ataupun stok barang-barang.

Sumber: https://www.jurnal.id/id/blog/pengelolaan-profit-bisnis-agar-bisnis-terus-berkembang/

Post a Comment

0 Comments