Pasar Desa Kajen

 

Pasar desa menjadi salah satu unit usaha yang akan dikembangkan oleh Bumdes Kadjen untuk menggerakkan ekonomi dan potensi desa Kajen. Pasar desa yang dimaksud tentunya disesuaikan dengan kondisi desa Kajen yang tidak memiliki lahan luas sebagaimana pasar tradisional. Artinya pasar desa di Kajen bukanlah pasar tradisional yang biasa kita lihat melainkan pasar digital (market place) yang menyediakan segala produk dan jasa di desa Kajen.

Pasar digital desa Kajen ini memiliki potensi ekonomi yang luar biasa karena selain meningkatkan penjualan produk-produk lokal warga juga dapat menggerakan skill dan SDM masyarakat. Prakteknya, pasar digital desa Kajen tidak hanya menyediakan barang dan produk yang dijual masyarakat, tetapi juga tersedia skill dan keahlian yang dimiliki warga Kajen. Dengan begitu segala kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, baik sektor jasa maupun produk dagangan.


Pasar digital desa ini tentu tidak berbeda jauh dari pasar tradisional dari sisi fungsi dan manfaatnya, bahkan dampaknya bisa lebih besar lagi. Bagi masyarakat Kajen tentu hal ini sangat berguna karena dengan adanya pasar ini akan menjadi sarana yang dapat mempertemukan antara produsen dan konsumen di desa Kajen. Dalam fungsi distribusi, pasar digital dapat berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Selain itu pasar digital juga berfungsi sebagai ajang promosi secara lebih luas dan efektif karena pasar digital akan ramai pengunjung tanpa mengenal waktu. 

Dengan begitu, pasar desa Kajen dapat menjadi sarana penyaluran potensi-potensi yang dimiliki masyarakat. Dengan keterbatasan lahan yang dimiliki desa Kajen, langkah kreatif yang menjadi alternatif adalah pembangunan pasar digital berbasis platform yang dapat diakes oleh warga melalui gadget. Proyeksinya, pasar digital ini berfungsi sama persis dengan pasar tradisional dan bahkan mampu menghadirkan produk yang lebih lengkap. 

Selain menyajikan produk-produk yang dapat dibeli masyarakat, pasar digital mampu menyajikan layanan jasa dan skill yang dimiliki oleh warga sehingga siapa saja yang membutuhkan akan dengan mudah mendatangkannya. Potensi ekonomi masyarakat tentu tidak terbatas pada produk lokal desa tetapi mencakup keahlian dan skill-skill yang dimiliki warga. Kemudian proyeksi keuntungan dihitung dari fee jasa pada setiap produk yang laku terjual dari pasar digital. 

Post a Comment

0 Comments